Komposisi Tubuh dan Kecepatan Gerak untuk Daya Tahan Otot

Daya tahan otot dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin dan suhu otot. Kekuatan otot laki-laki dan perempuan sama hingga umur 12 tahun, sampai umur pubertas kekuatan otot perempuan masih dapat meningkat walaupun peningkatannya lebih kecil dibandingkan laki-laki. Kekuatan otot maksimal tercapai pada umur 25 tahun baik pada perempuan maupun pada laki-laki. Kontraksi otot akan lebih kuat bila suhu otot sedikit lebih tinggi. Peranan pemanasan sebelum aktifitas fisik berpengaruh terhadap reaksi kimia dalam otot. Pemanasan dan konsumsi air yang cukup dengan air minum PH tinggi yang optimal akan mempercepat proses kontraksi dan relaksasi otot.

Komposisi Tubuh (Body Composition)
Komposisi tubuh menggambarkan jumlah relatif dari otot, lemak, tulang, dan bagian penting lain dari tubuh. Massa tubuh total seseorang (seperti pada skala kamar mandi (bathroom scale) tidak dapat berubah dari waktu ke waktu (over time). Tetapi skala kamar mandi tidak dapat menilai berapa banyak massa lemak tubuh dan bagaimana sandaran massa (lean mass) (otot, tulang, urat daging, dan ikatan sendi). Komposisi badan adalah merupakan pertimbangan penting bagi manajemen kesehatan mempertimbangkan untuk kesehatan dan pengaturan berat badan.

Komposisi tubuh digambarkan sebagai berat badan, tanpa lemak dan berat lemak. Berat badan tanpa lemak terdiri atas massa otot (40-50%), tulang (16-18%) dan organ tubuh (29-39%). Ketidak mampuan tubuh dalam melakukan aktivitas sering dikaitkan dengan penimbunan lemak. Komposisi tubuh akan berbeda berdasarkan jenis kelamin. Komposisi lemak tubuh perempuan lebih tinggi bila dibandingkan laki-laki. Silakan membuka link berikut http://www.pristine8.com/ untuk mengetahui manfaat dari air alkali.

Kecepatan Gerak (Speed)
Kecepatan gerak adalah kemampuan atau laju gerak yang dapat berlaku untuk tubuh secara keseluruhan atau bagian tubuh untuk melaksanakan gerak-gerak yang sama atau tidak sama secepat mungki. Kecepatan dipengaruhi oleh faktor kelentukan karena mempengaruhi tahanan yang dibuat oleh otot yang berlawanan. Selain itu kecepatan juga dipengaruhi oleh tipe tubuh, umur dan jenis kelamin. Orang yang obesitas akan memiliki gerakan yang lamban karena beban berat badan yang tinggi.

Leave a Reply