Rasakan Tanda Hamil tapi Haid? Inilah Penjelasannya!

Anda merasakan tanda-tanda hamil tapi haid? Eits, jangan salah. Bisa saja darah yang keluar bukan darah haid dan Anda tetap hamil. Namun tentu saja Anda tetap harus berhati-hati saat darah keluar dari vagina.

Mungkinkan Hamil tapi Keluar Darah Haid
Ada berbagai macam kemungkinan jika saat Anda merasa tanda-tanda kehamilan, namun tiba-tiba Anda mengalami menstruasi. Bisa jadi pembuahan tidak terjadi dan Anda tidak mengalami kehamilan. Namun Anda juga dapat mempertimbangkan bahwa saat awal hamil, Anda mengeluarkan darah seperti haid.

Mengeluarkan darah dari vagina bisa merupakan tanda kehamilan. Jadi, Anda jangan buru-buru menganggap sebagai darah menstruasi terlebih jika darah keluar berdekatan dengan waktu menstruasi Anda. Bisa jadi darah itu adalah darah implantasi yang keluar beberapa hari setelah bercinta.

Cara Membedakan Antara Darah Menstruasi dengan Darah Implantasi
Darah implantasi terjadi akibat pendarahan dari melekatnya embrio di dinding rahim. Anda dapat membedakan darah menstruasi atau darah implantasi dari ciri-ciri di bawah ini :

1. Warna
Jika darah berwarna merah segar dan ditemukan gumpalan, itu adalah darah menstruasi. Namun, bila darah yang keluar berwarna merah muda atau cokelat itu merupakan darah implantasi. Darah implantasi mudah disalahartikan oleh ibu hamil, sehingga menimbulkan kebingungan, padahal merasakan gejala atau tanda hamil tapi haid.

2. Rasa Kram
Menstruasi dan melekatnya embrio di dinding rahim sama-sama membuat kram. Bedanya, kram akibat implantasi terasa lebih ringan dibanding menstruasi. Selain itu, posisi kram akibat implantasi cenderung lebih terasa sakit di salah satu sisi saja. Jadi, ketika keluar bercak darah, Anda bisa merasakan bagian mana yang terasa sakit.

3. Aliran Darah
Aliran darah akibat implantasi cenderung pelan dan tidak bertambah deras. Selain itu, tidak ada gumpalan-gumpalan darah yang keluar seperti darah menstruasi. Pada umumnya, darah menstruasi akan bertambah deras, terlebih pada 3 hari pertama dan biasanya akan disertai gumpalan darah sehingga Anda bisa menjadikannya sebagai indikator untuk membedakan.

4. Lamanya Waktu
Lamanya waktu bercak darah tersebut keluar juga bisa menjadi indikasi bagi kita untuk membedakan jenis darah yang keluar. Darah menstruasi akan mengalir terus menerus dalam jangka waktu 2-7 hari. Berbeda dengan aliran darah pelan dalam kurun 1-2 hari, itu adalah darah implantasi.

5. Periksa gejala lain
Anda perlu memperhatikan gejala lain yang mengikuti pendarahan seperti mual atau morning sickness, payudara nyeri, dan suhu tubuh berubah. Cek jika tanda hamil mulai Anda rasakan ketika muncul bercak darah. Anda bisa menggunakan beberapa tes kehamilan agar lebih yakin.

Untuk berjaga-jaga, jika Anda merasakan bahwa ada tanda-tanda Anda hamil tapi haid, Anda dapat memeriksakannya ke dokter kandungan terdekat. Dokter akan memberikan penanganan dan diagnosis yang tepat untuk Anda agar penanganannya lebih cepat. Anda dapat menemukan berbagai informasi bermanfaat lainnya dengan mengunjungi orami.co.id.